Taman

Tips Membuat Taman Di Lahan Kosong Di Pekarangan Rumah Minimalis Sederhana

Tips Membuat Taman Di Lahan Kosong Di Pekarangan Rumah Minimalis Sederhana

Jika anda punya pekarangan rumah yang kosong, dan di biarkan tanpa terurus, ada baiknya lokasi yang kosong itu di buat sesuatu musalnya taman, Sebab dengan penambahan tanaman meskipun di lahan yang sempit, maka hal ini dapat menjadi salah satu opsi agar pekarangan rumah menjadi lebih indah dan berwarna. Tak perlu di buat dengan biaya mahal, jenis tanaman yang ada di padu penataan yang pas ini juga bisa untuk mempercantik pekarangan rumah. kuncinya hanya harus di sesuaikan dengan luas lahan.

Sebenarnya tidak sulit dalam mewujudkan keinginan memiliki taman ini, bahkan kadang di depan rumah pun bisa di buat di depan teras dengan ukuran tidak sampai 1 meter, hanya saja jika di belakang rumah ada ruangan anda bisa menggunakan lahan tersebut untuk membuat taman tambahan, Nah untuk taman ini sendiri sebenarnya tidak harus di isi bunga, tanaman seperti cabai atau yang bisa di ambil manfaatnya berupa buah juga baik di tanam di situ, selain bisa untuk menghemat pengeluaran untuk beli bahan pangan, kalau sudah bisa panen, tanah yang tadinya terbengkalai bisa lebih bermanfaat juga terlihat cantik untuk di pandang.

Lalu jika anda tertarik untuk membuat taman yang di maksud di lokasi yang kosong di pekarangan rumah anda, berikut ini akan kami berikan 5 tips membuat taman d pekarangan rumah. danam pembahasan Tips Membuat Taman Di Lahan Kosong Di Pekarangan Rumah Minimalis Sederhana.

Taman belakang rumah minimalis

Yang perlu di perhatikan pertama adalah sebelum membuat taman  di pekarangan rumah, ada baiknya kamu memilih jenis tanaman yang tepat yang akan ditanam. Sebab ada beberapa jenis tanaman yang bisa tumbuh terlalu cepat dan ada pula yang tumbuhnya lambat, jadi untuk kualitas tanamannya butuh di perlatikan di bagian ini. Llu setelah dapat tanaman apa saja yang pengen di tanam, anda dapat membeli bibit dari tanaman di daftar catatan anda tadi tersebut di toko-toko penjual bibit tanaman. dalam memilih bibit sendiri, pilihlah bibit yang berkualitas dengan tidak memiliki tanda-tanda akan tumbuhnya penyakit ketika ditanam nanti.

taman minimalis keren
source : pinterest.com

Plilihan tanah yang di gunakan juga harus di sesuaikan dengan bibit apa yang akan di tanam, sebab tanaman tertentu bisa saja tumbuh di hampir semua jenis tanah. Akan tetapi tanaman yang lain butuh tanah khusus untuk tumbuh dengan baik, nah untuk indonesia sendiri ini sebenarnya tanahnya lebih cocok utuk tanaman tropis. Maka saat memilih jenis tanaman tadi memang harus dipertimbangkan dengan jenis tanah apa yang ada di rumah, karena tanah yang tepat bisa membuat tanaman bisa tumbuh subur bahkan berbunga atau menghasilkan buah yang cantik serta bisa di konsumsi.

desain taman minimalis
source : minimalisxrumah.com

Langkah selanjutnya adalah menentukan media tanam, karena penanaman tanaman tertentu kadang butuh tritment khusus untuk pembesaran maka penggunaan media tanam sementara seperti polibek penting untuk membuat tanaman bisa tumbuh dengan baik sebelum di pindahkan ke tanah, Namun perlu di ingat pula untuk tanaman bisa sehat biasanya butuh sinar matahari. maka penempatan media tanam ini juga usahakan terkena sinar matahari secara langsung.

taman belakang rumah dengan kolam renang
source:pinterest.com

Waktu menanam tanaman juga harus di perhatikan, sebab tidak semua tanaman dapat tumbuh subur jika di tanam tidak pada musimnya, misal di daerah yang memiliki iklim, subtropis hingga tropis jenis tanaman tertentu dengan tanaman yang lain tidak bisa tumbuh jika di tanam di musim kurang air atau kurang sinar matahari. Dalam penamanan sendiri sebaiknya anda memperhatikan musim saat menanam harus benar benar tepat. misalnya ketika musim memiliki curah hujan yang cukup baik, atau perairan dan pencahayaan di sediakan oleh alam dengan cukup.

model taman untuk rumah lahan sempit keren
source : pinterest.com

Langkah yang terakhir yaitu melakukan proses perawatan melalui pemupukan dengan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik yang dilakukan setiap 15-20 hari sekali. Ynag perlu di perhatikan dalam proses pemupukan ini, usahakan pupuk tidak mengenai batang tanaman secara langsung, karena beberapa tanaman tidk kuat akarnya dengan pupuk yang di pupukkan langsung ke batangnya, lakukan pemupukan di sekitar tanaman dengan porsi yang pas, lalu lanjutkan proses penyiraman secara rutin selama 2 kali dalam sehari.  Sesekali anda juga dapat menyemprotkan cairan fungisida, atau obat hama lainnya untuk membuat tanaman tetap sehat dri gangguan yang tidak di inginkan.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker